Mengapa Kita Perlu Belajar Ilmu Filsafat Sejak Dini?

Kategori Berita

Header Menu

Mengapa Kita Perlu Belajar Ilmu Filsafat Sejak Dini?

Wednesday, October 23, 2019

Pengertian filsafat adalah suatu ilmu pengetahuan yang menggunakan logika, metode, dan sistem untuk mengkaji masalah umum dan mendasar mengenai berbagai persoalan, seperti; pengetahuan, akal, pikiran, eksistensi, dan bahasa.

Pendapat lain mengatakan bahwa arti filsafat adalah suatu kebijaksanaan hidup (filosofia) untuk memberikan suatu pandangan hidup secara menyeluruh berdasarkan refleksi terhadap pengalaman hidup dan pengalaman ilmiah. Dengan kata lain, dalam filsafat tidak terdapat eksperimen atau percobaan, tapi mengemukakan masalah secara persis, mencari solusi, serta memberikan argumentasi atas solusi tersebut.

Manfaat  atau Faedah Filsafat 

 

Ada beberapa manfaat dari belajar filsafat, antara lain aakan di uraikan sebagai berikut:


a.    Berfilsafat dapat membuat orang berfikir lebih hati-hati



Berfikir berfilsafat perlu di lakukan di lakukan dengan pandangan yang luas dan mendalam, di barengi dengan perenungan, serta keseriusan,bukan memakai “ilmu katak,asal teringat luas melompat” apabila suatu telah di pikir mendalam dan holistik,apalagi kalau telah di ikut sertakan peringatan yang datang dari tuhan, inilah pertanda suatu ke hati-hatian (be more aware) dalam kehidupan


b.    Berfilsafat diharafkan dapat di mengarahkan  orang agar berfikir sistematik


Sebagaimana di jelaskan dalam urayan yang terdahulu bahwa filsafat dalam adalah suatu pemecahanmasalah,bekerja secara sistematis dan sistematis. Berfikir sistematis adalah melihat komponen yang terkait suatu sistem tertentu.contoh; sekolah, terdiri dari komponen: murid,guru,sarana dan prasarana.orang tua siswa dan masyarakat, kulikurum,pemerintah,serta tujuan yang akan dicapai.


c.    Berfilsafat dapat membantu orang bersikap lebih toreransi

 

Berfikir berfilsafat bereti juga mengarahkan pandngan ke segala jurusan, tidak bersifat egoisentris. Tetapi berusha melihat secara serta merasakan dari pihak orang.bagai mana kalau keputusan yang di perbuatnya kalau berdampak mmerugikan orang lain, ia telah merasakan serta merenungkan lebih dahulu. Di harapkan rasa toreransi akan semakin tinggi dalam diri orng yang berfilsafat.


d.    Berfilsafat dapat membuat kehidupan yang konsisten (istiqomah).

 

Konsisten (istiqomah) artinya teguh pendirian, alias tidakmudah terombang ambing dari pengaruh yang sifat  nya sementara.orng yang dapat berlaku  istiqomah adalah yang telah melihat: latar belakang,latar terkini, serta latar depan dari sesuatu yang dipertimbangkanya.


Bahaya mempelajari filsafat

 

Di samping memperoleh manfaat dari mempelajari filsafat, terdapat juga bahaya atau kelemahan dari mempelajari filsafat. Bahaya yang dimaksud adalah dampak buruk dari kesalahan atau terlalu berlebihan dalam filsafat sehingga mengercilkan porsi unsur berfikir lainya.
Walaupun filsafat senantiasa mencari kebenaran/kebijaksanaan, namun ada beberapa usaha serta aliran tersebut menurut penulis mengakibatkan dampak yang negatif (kesalahaan) pemahaman. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1.    Aliran fisafat tertentu dapat menjadikan orang atheis( atau tidak percaya tuhan);
2.    Aliran filsafat dapat membuat seseorang aneh/asing bagi kebanyakan orang, dan;
3.    Kelewatan(phobia)mengikuti suatu aliran filsafat dapat berakibat keliru/salah


Kesimpulan terhadap faedah dan akibat negatif (bahaya) filsafat

 

Jika dianalogikan dengan teknolog,ada dampak negatifnya, maka filsafat juga mempunyai dampak positif dan negatifnya. Hidup tanpa aliran filsafat, akan terombang ambing dibawa oleh arus kehidupan yang tau arah. Kemna orang banyak berpandangan kesana pula arah kebenaran bagi orang yang tak punya falsafah hidup yang  mantap. Oleh sebab itu terutama bagi orang dewasa semestinyalah punya falsafah hidup yang mantap. Hal ini tentu di dahului dengan belajar filsafat. Tamungkin kemantapan itu di dapat tanpa usaha belajar yang benar