Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Menu Bawah

Langgar Jam Operasional, Waroeng Brothers: Lagi Transaksi Penutupan

Saturday, 12 December 2020, 06:13 WIB Last Updated 2021-05-28T14:42:54Z
hariankrinkz.com -- Pihak Waroeng Brothers membantah melanggar jam operasional saat PSBB Transisi DKI Jakarta. Pihak Waroeng Brothers menyebut saat itu sedang bersiap untuk closing. "Sebetulnya pada saat itu transisi untuk penutupan. Tapi kan tidak mungkin bagi tamu yang sudah hadir, harus satu demi satu," kata kuasa hukum pemilik Waroeng Brothers, Wisnu Wardhana, kepada wartawan di Waroeng Brothers, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (11/12/2020).

Untuk diketahui, Waroeng Brothers dirazia oleh Lurah Cipete Utara, Nurcahya pada Minggu (21/11) sekitar pukul 00.30 WIB. Menurut Wisnu, saat itu bukan hanya Waroeng Brothers saja yang masih buka. Namun, dia merasa heran lantaran kios sebelah Waroeng Brothers yang masih ramai tidak turut ditindak.

"Dan nggak cuma di sini aja, di samping kanan kiri ramai saat itu. Sampai detik ini ramai. Yang jadi pertanyaan besar adalah mengapa pada saat itu Bu Lurah itu datang ke sini? Saya perhatikan selalu ke sini, yang lain tidak," ucapnya.

Wisnu juga mempertanyakan terkait penyitaan KTP bagi kios lainnya yang juga melanggar jam operasional. Tak hanya itu, menurutnya saat itu petugas Satpol PP juga melanggar protokol kesehetan yaitu berkerumun.

"Lalu ada kaitannya ditutup usaha ini kaitan dengan pelanggaran. Di Pergub itu selain masker ada sosial distancing, petugas sendiri berkerumun. Kalau kita diterapkan harus membayar Rp 50 juta, apakah petugas harus kita terapkan Rp 50 juta juga. Kan itu jadi pertanyaan," ujarnya.

Dia juga membantah terkait adanya surat teguran sebelum penerapan sanksi ke Waroeng Brothers.

"Yang terjadi itu tidak ada teguran, setiap datang ke sini, langsung denda, sita. Tidak pernah ada teguran tertulis. Kalau dari Satpol PP ada teguran, bukti kan. Dari Waroeng Brothers tidak ada kaitan dengan teguran tertulis. Bagaimana sih aturan PSBB dilanggar, apakah datang langsung bayar diberikan teguran lisan tertulis, itu seperti apa, tapi tiba-tiba ditutup seperti, bagaimana nasib karyawan lain," imbuhnya.

Satpol PP DKI Jakarta menutup permanen Waroeng Brothers karena melanggar jam operasional di masa PSBB transisi dan tidak punya izin. Pihak Satpol PP DKI memastikan akan melakukan tindakan lebih tegas sesuai Pergub yang berlaku jika Waroeng Brothers nekat beroperasi lagi.

"Hari ini saya katakan bahwa secara permanen tidak boleh beroperasi lagi,apabila masih melakukan coba-coba untuk berusaha membuka kembali tentu kita akan melakukan tindakan lebih tegas, yang jelas semua ketentuan sanksi dalam Pergub akan kita kenakan," kata Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin di Waroeng Brothers, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (11/12/2020).

Arifin mengatakan, Waroeng Brothers sudah melakukan pelanggaran protokol kesehatan berulang kali. Puncaknya, pada Minggu (21/11) dini hari lalu, Waroeng Brothers dirazia oleh Lurah Cipete Utara, Nurcahya. Dalam razia ini, Lurah Nurcahya dikeroyok oleh pengunjung.

"Tempat ini adalah salah satu yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan dan berulang-ulang. Peristiwanya kita tahu bersama bahwa beberapa waktu yang lalu ibu lurah cipete utara melakukan pengawasan tengah malam ternyata kegiatan disini masih beraktivitas dan jam operasional sudah diatur ya ketentuannya dan ini sudah melampaui jam operasional," kata Arifin.

Demikian yang dapat hariankrinkz.com sampaikan mengenai berita / artikel dengan judul Langgar Jam Operasional, Waroeng Brothers: Lagi Transaksi Penutupan, Semoga ada manfaatnya untuk kita semua. Sekian dan terima kasih atas kunjungan sobat. ***


Komentar

Tampilkan

  • Langgar Jam Operasional, Waroeng Brothers: Lagi Transaksi Penutupan
  • 0

Terkini